Jakarta, 6 September 2026 – Lionel Messi kembali memberikan kontribusi penting untuk Inter Miami, tetapi penampilan sang megabintang belum cukup membawa timnya meraih kemenangan saat menghadapi Atlanta United dalam lanjutan Major League Soccer 2026. Bermain di Nu Stadium, Florida, Sabtu malam waktu setempat, Inter Miami harus puas berbagi angka setelah pertandingan berakhir dengan skor 2-2. Tuan rumah sebenarnya dua kali berada dalam posisi unggul dan memiliki kesempatan besar mengamankan tiga poin. Messi menjadi salah satu pemain paling berpengaruh dalam serangan Inter Miami dengan menciptakan peluang serta mengirimkan assist untuk gol pembuka. Casemiro dan Luis Suarez menjadi pencetak gol bagi tuan rumah, sementara Atlanta membalas melalui Miguel Almiron dan Breel Embolo. Gol penalti Embolo pada menit-menit akhir membuat kemenangan yang sudah berada di depan mata Inter Miami akhirnya menghilang. Hasil tersebut membuat Miami hanya memperoleh satu poin dalam upaya menjaga persaingan di papan atas Wilayah Timur.
Pertandingan sempat mengalami penundaan lebih dari satu jam akibat cuaca buruk yang melanda kawasan stadion. Hujan deras disertai petir membuat panitia memilih menunggu hingga kondisi dinilai aman bagi pemain dan penonton. Setelah pertandingan akhirnya dimulai, Inter Miami berusaha langsung mengambil kendali dengan mengandalkan Messi, Suarez, dan German Berterame di lini depan. Rodrigo De Paul, Yannick Bright, serta Telasco Segovia menopang serangan dari lini tengah. Messi beberapa kali turun lebih dalam untuk mengambil bola sekaligus mengatur arah permainan tim. Atlanta memilih bermain lebih disiplin sambil menunggu kesempatan melancarkan serangan balik melalui kecepatan para pemain depannya. Duel berlangsung cukup terbuka karena kedua tim sama-sama mampu menciptakan ancaman. Inter Miami akhirnya mendapatkan hasil dari tekanan mereka ketika pertandingan memasuki menit ke-32.
Gol pertama berawal dari sepak pojok yang dieksekusi Messi dari sisi kiri pertahanan Atlanta. Pemain Argentina tersebut mengirimkan bola melengkung menuju tiang jauh yang kemudian disambut Casemiro dengan sundulan keras. Bola meluncur ke gawang dan membuat Inter Miami unggul 1-0. Assist tersebut menjadi assist ke-11 Messi di MLS musim ini sekaligus memperlihatkan perannya yang tetap besar dalam situasi bola mati. Casemiro sendiri mencetak gol untuk pertandingan kandang kedua secara beruntun bersama Miami. Keunggulan tersebut membuat tuan rumah terlihat semakin percaya diri dalam mengembangkan serangan. Namun, Atlanta memberikan respons cepat sehingga Miami tidak mempunyai banyak waktu untuk menikmati keunggulannya. Hanya sekitar tiga menit setelah gol Casemiro, skor kembali berubah menjadi imbang.
Miguel Almiron menjadi pemain yang membawa Atlanta menyamakan kedudukan pada menit ke-35. Pemain Paraguay tersebut memanfaatkan kesempatan di dekat gawang dan menaklukkan Dayne St. Clair untuk mengubah skor menjadi 1-1. Gol tersebut menunjukkan Atlanta tetap berbahaya meskipun Inter Miami lebih banyak mengendalikan permainan pada fase awal pertandingan. Messi hampir mengembalikan keunggulan Miami pada menit ke-40 ketika mendapatkan kesempatan melalui tendangan bebas. Sepakan kaki kirinya mampu melewati pagar pemain Atlanta, tetapi bola membentur tiang gawang. Peluang tersebut menjadi salah satu momen terbaik Messi untuk mencatatkan namanya sendiri di papan skor. Miami tetap mempertahankan tekanan setelah peluang itu gagal menghasilkan gol. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada masa tambahan waktu babak pertama.
Luis Suarez membawa Inter Miami kembali memimpin melalui gol pada menit ke-45+1. Serangan dibangun melalui pergerakan Telasco Segovia dari sisi kiri sebelum bola diberikan kepada Suarez di sekitar kotak penalti. Penyerang Uruguay tersebut mengontrol bola sebelum melepaskan tembakan yang mengarah ke sudut gawang. Gol itu menjadi gol ke-12 Suarez dalam kompetisi MLS musim 2026. Inter Miami pun memasuki ruang ganti dengan keunggulan 2-1 setelah sempat kehilangan keunggulan sebelumnya. Messi memang tidak tercatat sebagai pemberi assist langsung pada gol kedua tersebut, meskipun perannya dalam membangun serangan Miami sepanjang babak pertama tetap menonjol. Sejumlah laporan statistik sempat mengaitkan Messi dengan proses terciptanya kedua gol, tetapi catatan resmi pertandingan memberikan assist gol Suarez kepada Segovia. Miami berada dalam posisi bagus untuk mengamankan kemenangan apabila mampu mempertahankan keunggulan pada babak kedua.
Atlanta United meningkatkan tekanan setelah pertandingan dilanjutkan dan membuat Inter Miami tidak lagi menguasai permainan semudah pada babak pertama. Tim tamu mendapatkan kesempatan besar untuk menyamakan kedudukan melalui penalti pada menit ke-73. Almiron maju sebagai eksekutor setelah sebelumnya mencetak gol pertama Atlanta. Namun, Dayne St. Clair mampu membaca arah tembakan dan melakukan penyelamatan penting untuk menjaga keunggulan Miami. Momen tersebut sempat terlihat akan menjadi titik penting yang mengantarkan tuan rumah menuju kemenangan. Para pemain Miami kemudian berusaha mengontrol tempo dan mengurangi ruang yang dapat dimanfaatkan Atlanta. Tim tamu tetap mempertahankan tekanan karena selisih satu gol membuat peluang mendapatkan poin masih terbuka. Pertandingan akhirnya kembali berubah ketika memasuki sekitar lima menit terakhir waktu normal.
Atlanta mendapatkan penalti kedua setelah Fricio Caicedo dianggap melakukan pelanggaran terhadap Breel Embolo di dalam kotak terlarang pada menit ke-85. Kali ini Embolo mengambil tanggung jawab sebagai eksekutor dan tidak mengulangi kegagalan Almiron. Penyerang asal Swiss tersebut berhasil menaklukkan St. Clair pada menit ke-87 sehingga skor berubah menjadi 2-2. Gol tersebut terasa istimewa bagi Embolo karena menjadi gol dalam debutnya di MLS bersama Atlanta United. Bagi Inter Miami, penalti tersebut menjadi pukulan besar karena mereka hanya membutuhkan beberapa menit lagi untuk mengamankan kemenangan. Situasi pertandingan kemudian berubah menjadi semakin terbuka karena kedua tim masih berusaha mencari gol ketiga. Miami meningkatkan intensitas serangan pada masa tambahan waktu untuk mendapatkan kembali keunggulan. Atlanta bertahan cukup disiplin dan berhasil menjaga skor tetap imbang.
Messi mendapatkan sejumlah kesempatan pada menit-menit terakhir untuk membawa Inter Miami meraih kemenangan. Salah satu tembakannya pada menit ke-97 berhasil diarahkan menuju gawang, tetapi Lucas Hoyos melakukan penyelamatan. Upaya berikutnya juga dapat diblok pertahanan Atlanta sehingga tidak menghasilkan gol. Miami terus menekan melalui serangkaian sepak pojok dan bola kedua di sekitar kotak penalti. Namun, penyelesaian akhir tuan rumah tidak mampu mengubah kedudukan. Wasit akhirnya mengakhiri pertandingan setelah masa tambahan waktu yang cukup panjang dengan skor tetap 2-2. Miami harus menerima kenyataan gagal mempertahankan keunggulan untuk kedua kalinya dalam pertandingan tersebut. Atlanta sebaliknya berhasil membawa pulang satu poin setelah menunjukkan kemampuan bangkit dalam situasi tertinggal.
Pertandingan tersebut juga menjadi penampilan pertama Messi bersama Inter Miami setelah mengakhiri perjalanan internasionalnya bersama Timnas Argentina. Meski tidak mencetak gol, pemain berusia 39 tahun itu tetap memperlihatkan pengaruh besar dalam permainan tim. Assist untuk Casemiro, tendangan bebas yang mengenai tiang, serta sejumlah peluang pada akhir pertandingan menunjukkan Messi tetap menjadi pusat kreativitas serangan Miami. Tambahan satu assist membuat koleksinya di MLS musim ini mencapai 11. Messi juga telah mencetak 17 gol dalam kompetisi sehingga tetap berada di antara pemain dengan kontribusi ofensif terbesar bagi klubnya. Namun, kontribusi individu tersebut belum mampu menghasilkan tiga poin karena Miami kembali kehilangan keunggulan pada fase akhir. Hasil pertandingan menjadi bahan evaluasi terutama bagi pertahanan yang dua kali gagal menjaga keunggulan. Kemampuan mengelola pertandingan ketika sudah berada di depan menjadi aspek yang perlu diperbaiki dalam laga berikutnya.
Tambahan satu angka membuat Inter Miami kini mengoleksi 43 poin dari 23 pertandingan dengan catatan 12 kemenangan, tujuh hasil imbang, dan empat kekalahan. Miami masih berada dalam persaingan papan atas Wilayah Timur, tetapi kehilangan dua poin di kandang membuat tekanan untuk mendapatkan hasil maksimal pada pertandingan berikutnya semakin besar. Atlanta memperoleh poin penting meskipun posisinya masih berada di kelompok bawah klasemen wilayah. Inter Miami selanjutnya akan menjalani pertandingan tandang menghadapi Chicago Fire di Soldier Field pada Rabu, 9 September waktu setempat. Setelah itu, Messi dan rekan-rekannya dijadwalkan kembali bermain di kandang menghadapi Nashville SC pada 12 September. Jadwal yang cukup padat membuat pengelolaan kondisi pemain menjadi faktor penting bagi Miami. Messi tetap menunjukkan bahwa dirinya mampu menjadi pembeda, tetapi pertandingan melawan Atlanta membuktikan kontribusi sang kapten harus diimbangi kemampuan tim mempertahankan keunggulan sampai peluit akhir.